Cara mendapatkan beasiswa kuliah S1 ke luar negeri

6 Langkah Cerdas Cara Mendapatkan Beasiswa Untuk Kuliah Ke Luar Negeri Gratis

By: Egy arisandi

Kuliah atau bersekolah ke luar negeri memang impian semua orang, namun sayangnya tidak semua orang pula bisa merasakannya.

Pada umumnya masyarakat berpikir bahwa kuliah ke luar negeri haruslah memiliki uang yang banyak, namun hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun bila anda ingin mendapatkan biaya yang jauh lebih murah dari sebelumnya maka solusi utamanya adalah dengan mencari beasiswa.

Dengan begini maka anda hanya akan memikirkan biaya kehidupan di sana tanpa harus pusing-pusing memikirkan biaya kuliah.

Perlu anda ketahui bahwa saat ini sangatlah banyak lembaga-lembaga atau pun instansi yang menyedikan fasilitas beasiswa bagi masyarakat Indonesia yang ingin kuliah di luar negeri.

Bukan hanya pemerintah saja melainkan pihak swasta juga turut menyediakan program ini guna memudahkan mereka yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Dengan adanya fasilitas ini pastinya akan sangat membantu dan memudahkan masyarakat untuk berkuliah tanpa harus susah-susah memikirkan biayanya.

Namun untuk bisa mendapatkan beasiswa ini pastinya diperlukan persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang mengikutinya. Pasti anda berpikir bahwa untuk bisa lolos dari program beasiswa ini anda harus melalui berbagai tahap yang menyelulitkan.

Strategi untuk mendapatkan beasiswa kuliah gratis keluar negeri

Lalu apa saja persyaratan yang harus anda penuhi untuk mendapatkan beasiswa ini? Lantas bagaimana cara yang tepat untuk bisa meraih beasiswa ini dengan mudah?

Untuk mengetahui jawabannya maka anda harus menyimak penjelasan berikut ini.

1. Dengan memanfaatkan bantuan dari universitas

Cara pertama yang harus anda coba untuk mendapatkan beasiswa adalah dengan memanfaatkan bantuan dari universitas tempat anda berkuliah sekarang.

Dengan begini maka anda bisa mendapatkan berbagai informasi terkait beasiswa kuliah ke luar negeri. Selain itu anda juga bisa memanfaatkan beasiswa yang disediakan oleh universitas tersebut.

Anda bisa bertanya-tanya kepada para staf di lingkungan universitas yang tentunya memang terkait dengan penyediaan program beasiswa.

Tak perlu ragu untuk mencobanya karena beasiswa ini pastinya disediakan bagi semua orang yang berminat untuk bersekolah ke luar negeri.

Entah nanti gagal atau berhasil yang penting anda sudah berusaha untuk meraih beasiswa ini, sehingga tak kan ada rasa kecewa yang berlebih nantinya.

2. Menggali informasi dari kedutaan di Indonesia

Cara yang kedua yang bisa anda coba adalah dengan mencari informasi dari Kedutaan di Indonesia. Beasiswa yang di sediakan nominalnya lumayan besar sehingga akan sangat bermanfaat bagi orang yang memperolehnya.

Langkah pertama yang harus and lakukan adalah dengan mencari informasi di situs resmi kedutaan besar luar negeri di Indonesia.

Usahakan untuk selalu mengupdate berita atau informasi terkait program beasiswa ke luar negeri tersebut. Dan pastinya tentukanlah terlebih dahulu negara tujuan anda akan berkuliah nanti.

Setelah itu periksa website resminya dan lihatlah kolom Scholarship atau Grants, yang tentunya di dalamnya akan berisi berbagai informasi tentang beasiswa yang anda inginkan lengkap berserta syarat dan ketentuannya.

3. Memiliki sertifikat menguasai bahasa asing

Hal terpenting yang harus anda persiapkan ketika akan kuliah ke luar negeri adalah sertifikat bahasa asing.

Kemampuan anda dalam berbahasa sangatlah diperlukan untuk bisa berkuliah di luar negeri, umumnya bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris.

Jika anda menguasai bahasa lain justru itu akan lebih baik bagi anda. Sertifikat yang harus anda persiapkan berupa IELTS atau TOEFL.

Di negara yang anda tuju untuk berkuliah tentunya mempersyaratkan kemampuan berbahasa yang lain dan hal ini perlu anda perhatikan guna bisa menerobosnya.

Beberapa negara di Eropa seperti Jerman dan Perancis mengharuskan mahasiswanya untuk memiliki sertifikat seperti ZD untuk bahasa Jerman dan DALF untuk bahasa Perancis.

Hal tersebut bisa anda dapatkan dengan mengikuti tes yang berada di pusat kebudayaan asing di Jakarta dengan membayar sejumlah uang.

4. Menguasai bidang tertentu dengan spesifik

Pastikanlah bahwa anda mengambil program beasiswa di bidang yang memang anda kuasai. Hal ini sangat penting untuk anda perhatikan, mengingat jika nantinya anda benar-benar mendapatkan program ini namun bukan dari bidang yang anda kuasai pastinya akan sedikit menyulitkan anda dalam belajar.

Selain itu peluang untuk mendapatkan beasiswa dari jurusan yang anda kuasai akan memberikan anda peluang yang lebih besar untuk berhasil.

Seperti halnya jika anda ingin adalah mahasiswa strata 1 dan jurusan yang anda ambil adalah Ilmu Komunikasi maka sebaiknya ambilah disiplin ilmu yang masih linear seperti Public Relation atau Median dan Journalism.

Simak ulasan terkait mengenai pertanyaan dan jawaban paling umum saat wawancara kerja serta artikel menarik lainnya tetang tips agar cepat diterima saat melamar kerja di perusahaan.

5. Mempersiapkan CV dengan baik dan benar

Seperti halnya akan melamar kerja maka anda juga harus menyiapkan CV yang menarik untuk bisa lolos dari program beasiswa ini.

Buatlah CV tersebut dengan sebaik-baiknya dan dengan kualitas yang baik pula. Bagian terpenting yang harus anda cantumkan adalah terkait kemampuan bahasa, pengalaman seminar atau bekerja dan tentunya pengalaman berorganisasi.

Semua universitas pastinya menginginkan mahasiswanya yang berprestasi dan memiliki banyak pengalaman. Entah itu pengalaman yang ada hubungannya dengan perkuliahan anda maupun tidak.

Sebelum benar-benar mendaftar beasiswa ke luar negeri maka anda harus terlebih dahulu mengetahui syarat-syarat dan ketentuannya. Anda bisa mengetahuinya melalui website resmi dari pihak yang menyediakan beasiswa tersebut ataupun menanyakannya langsung dari pihak yang mengirim mahasiswa Indonesia ke luar negeri.

Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.