bagaimana perusahaan membangun kepercayaan pelanggan konsumen terhadap produk yang baru

Strategi Membangun Kepercayaan Konsumen atau Pelanggan Menurut Para Ahli

By: Egy arisandi

Mendapatkan dan membangun kepercayaan konsumen atau pelanggan bukanlah perkara yang mudah bagi sebuah bisnis.

Terlebih lagi jika bisnis tersebut baru saja dirintis dan masih mencari calon pelanggan. Harus ada usaha ekstra yang dilakukan untuk membangunnya.

Kepercayaan konsumen bisa muncul ketika produk yang anda tawarkan sesuai dengan apa yang anda promosikan dan pelayanannyapun mampu memberikan rasa nyaman bagi konsumen ketika akan bertransaksi.

Atmosphere seperti ini memang harus dibangun sejak awal berdirinya sebuah bisnis. Jika sudah seperti ini maka dengan sendirinya konsumen akan memberikan kepercayaannya kepada usaha anda.

Kepercayaan merupakan suatu hal yang mutlak diperlukan bagi berkembangnya suatu usaha. Para pelanggan yang telah memberikan kepercayaannya kepada sebuah bisnis tentu saja mereka akan menjadi sangat loyal terhadap anda.

Apapun nanti masalah yang terjadi di usaha anda tentu mereka tidak akan mudah percaya begitu saja mengingat tingkat loyalitas mereka sudah terlampau tinggi terhadap anda.

Namun bukan berarti dengan begini anda akan menyalahgunakan kepercayaan mereka untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

5 Hal penting dalam upaya strategi membangun kepercayaan pelanggan (konsumen)

Tentu saja anda harus menjaga dan mempertahankannya demi kebaikan usaha anda ke depannya. Untuk itu berikut ini kami berikan beberapa cara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis anda. Simak ulasannya.

1. Menjadi pendengar yang baik

Menjadi seorang pebisnis bukanlah suatu hal yang mudah. Hal pertama yang harus anda latih dan biasakan dalam diri anda adalah menjadi pendengar yang baik.

Mengingat nantinya anda akan sering bertemu dan berdialog dengan konsumen maka secara otomatis perhatian anda akan di pusatkan kepada konsumen terkait apa yang mereka keluhkan ataupun inginkan.

Berusahalah untuk selalu memperhatikan mereka dan pahami segala keluh kesah mereka karena hal ini akan berhubungan langsung dengan produk anda.

Terkadang konsumen bisa menjadi pemberi saran yang baik bagi usaha anda karena memang merekalah yang mampu merasakan kualitas dari produk maupun pelayanan yang anda berikan.

Selalu tingkatkanlah kualitas hubungan anda dengan konsumen, dengan begitu maka kepercayaan mereka akan sangat mudah anda dapatkan.

2. Berusaha selalu menepati janji

Setelah mendengarkan semua keluh kesah dari konsumen tentunya anda akan memberikan follow up dari apa yang mereka resahkan.

Oleh sebab itu jangan hanya memberi mereka sebuah harapan saja yang memang tidak kunjung anda berikan. Tepati semua janji anda supaya kepercayaan konsumen terhadap bisnis anda tidak hilang begitu saja.

Misalnya saja janji untuk memberikan kualitas pelayanan yang lebih ramah, sopan dan perhatian terhadap konsumen. Atau bisa juga dengan memberikan produk dengan kualitas yang lebih terjamin.

Baca juga tips tentang ciri peluang bisnis yang potensial dijalankan serta ulasan terkait mengenai cara menjadi seorang freelancer pemula yang sukses.

3. Bersikap jujur dan terbuka

Dalam menghadapi konsumen selain sikap perhatian yang harus selalu anda terapkan kepada mereka ada hal lain yang juga tidak kalah pentingnya untuk anda perhatikan yakni jujur dan terbuka dengan mereka.

Ketika menawarkan suatu produk berusahalah untuk memberikan informasi dengan sebenar benarnya. Jangan menutup nutupi apapun kekurangan yang ada, jelaskanlah kepada mereka apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari produk anda, dengan begitu maka mereka akan mengerti dan lebih percaya kepada anda.

Kalaupun misalnya dalam proses pengiriman barang pesanan sulit untuk dilakukan katakanlah dengan sejujurnya kendala apa yang sedang anda alami.

4. Berikan kesan pertama yang terbaik

Suatu kepercayaan itu bisa dibangun dari sejak awal pertemuan antara konsumen. Kesan pertama yang anda berikan haruslah memberikan citra yang baik bagi usaha anda.

Dari kesan pertama inilah seorang konsumen mampu memutuskan apakah ia bisa menaruh kepercayaan kepada usaha tersebut atau tidak.

Berikanlah pelayanan dengan sebaik baiknya dan pusatkanlah perhatian anda kepada konsumen. Walaupun pada akhirnya konsumen tersebut tidak memutuskan untuk bertransaksi setidaknya anda telah memberikan mereka kesan pertama yang baik. Sehingga masih ada harapan jika suatu saat konsumen tersebut akan kembali.

5. Dapat meyakinkan secara profesional

Dalam memberikan pelayanan terhadap konsumen tentunya anda dituntut untuk bersikap professional, dalam arti memberikan pelayanan yang sama bagi siapa saja.

Dengan tidak membeda bedakan antara konsumen yang berkelas atas maupun tidak. Sehingga anda akan dipandang sebagai orang yang professional terhadap suatu pekerjaan.

Selain itu anda juga harus menunjukkan tata krama yang baik di depan konsumen seperti halnya dengan bertutur kata yang sopan, ramah, selalu tersenyum dan menunjukkan gesture tubuh yang memang sedang berfokus pada apa yang ditanyakan oleh konsumen.

Selain itu yang juga tidak kalah pentingnya adalah dengan berpakaian yang rapi dan sopan.

Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.