Tips mendapatkan relasi bisnis

Cara Mencari, Menjalin dan Menambah Relasi Bisnis Pada Kewirausahaan

By: Egy arisandi

Cara mencari relasi bisnis kemudian menjalin kerjasama dan menambah partner usaha lainnya merupakan salah satu strategi yang dapat menunjang suksesnya perjalanan sebuah bisnis baik mulai dari skala kecil mapun yang sudah tumbuh besar.

Apapun jenis usaha atau bisnis yang anda tekuni saat ini pasti membutuhkanyang namanya relasi bisnis. Anda tidak bisa hanya berpikir bagaimana usaha tersebut akan berhasil dan berkembang serta semakin dikenal oleh masyarakat jika anda tidak bekerja sama dengan pihak lain.

Jadi mau tidak mau memang harus mencari dan menambah relasi sebanyak mungkin untuk mengembangkan atau bertujuan memperluas jaringan bisnis anda.

8 Faktor penting dalam upaya memperluas atau menambah relasi bisnis dengan mudah

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencari dan memperluas relasi bisnis anda yaitu:

1. Mengenali apa saja kebutuhan dalam bisnis anda

Langkah pertama yang dapat dilakukan sebelum mencari relasi bisnis yang tepat adalah mengenali kebutuhan dalam bisnis anda terlebih dahulu.

Apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana langkah yang tepat untuk lebih mengembangkan bisnis tersebut kedepannya.

Kemudian anda dapat memutuskan mencari relasi bisnis seperti apa yang dibutuhkan untuk keperluan usaha dengan mengenalkan usaha bisa di mulai menawarkan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan.

Jika tercipta hubungan kerja sama yang baik maka tentunya juga akan berdampak positif untuk kepentingan bisnis bersama.

2. Memperlakukan relasi dengan baik

Menjaga hubungan dengan berkomunikasi dan perlakukan siapapun dengan baik terutama relasi bisnis anda. Berkomunikasi yang baik bisa dimulai melalui tutur kata yang sopan serta bersikap saling menghargai antara pihak yang satu dengan pihak yang lain sehingga menciptakan suasana kerja yang nyaman.

Lakukan semuanya dengan tulus, tanpa rasa terpaksa atau di buat buat agar relasi anda benar-benar merasa nyaman dalam hubungan kerjasama bisnis yang anda tawarkan.

Cara anda dalam memperlakukan relasi bisnis ini diharapkan juga dapat berdampak pada sikap orang lain terhadap anda sendiri kedepannya sehingga semakin banyak peluang untuk menambah calon calon relasi lainnya.

3. Apakah saat ini kartu nama masih dibutuhkan?

Dijaman yang serba digital sekarang ini memang cukup mudah menyimpan data alamat ataupun nomor kontak calon partner dengan menggunakan aplikasi perpesanan pada smartphone.

Akan tetapi juga tidak ada buruknya jika anda selalu membawa kartu nama yang mencantumkan nama usaha dan spesifikasi bidang bisnis yang anda jalani disertai dengan nama, alamat dan nomor telepon aktif yang dapat dihubungi sewaktu-waktu.

Siapapun calon relasi bisnis bisa sewaktu waktu anda temukan dimanapun, jadi dengan menyediakan kartu nama secukupnya supaya lebih mudah dan praktis untuk anda berikan kepada orang yang mungkin suatu saat nanti akan menjalin hubungan bisnis menguntungkan dengan anda.

4. Tetap aktif memperluas hubungan melalui berbagai cara

Jangan membatasi diri anda menjalin hubungan hanya dengan sesama rekan bisnis yang sejenis. Perluas teman bisnis anda baik dari bidang bisnis yang sama atau berbeda jenis usaha dengan yang anda kelola.

Banyaknya teman bisnis dan perbedaan jenis usaha akan membuat anda makin dikenal secara luas dan tidak menutup kemungkinan ustru anda akan dibawa oleh relasi tersebut kedalam peluang usaha baru yang lebih menjanjikan.

5. Memahami apa yang dibutuhkan pengusaha lain

Setiap kebutuhan untuk membangun usaha antara bisnis yang satu dengan yang lain pada umumnya memang berbeda.

Jadi tidak ada salahnya jika anda belajar untuk memahami apa yang mereka butuhkan, coba berikan solusi atau jalan keluar dengan menjadi perantara pengusaha satu dengan pengusaha lainnya.

Semakin sering anda terlibat dalam urusan rekan bisnis maka hal ini akan membuat anda semakin sering bertemu dengan orang orang baru yang juga memiliki potensi bisa menjadi relasi usaha anda di masa depan.

6. Tetap menjaga kerendahan hati

Bersikap low profile merupakan perilaku yang sangat baik apalagi di hadapan orang orang yang baru anda kenal.

Jangan pernah sekali kali meremehkan penampilan atau karakter orang lain karena mungkin saja suatu saat orang yang anda pandang dengan sebelah mata tersebut ternyata mempunyai saudara atau teman yang dapat menjadi relasi bisnis terbaik anda nantinya.

Simak juga ulasan menarik lainnya tentang analisa cerdas sebelum memulai bisnis waralaba serta artikel terkait mengenai strategi mendapatkan sumber modal usaha untuk UKM dan bisnis kecil.

7. Tidak putus berkomunikasi

Selain tetap terus menjaga komunikasi dengan relasi bisnis yang sudah menjalin hubungan kerja sama, sebaiknya anda juga menjaga komunikasi dengan orang yang baru anda kenal meskipun belum terjadi hubungan kerja sama dalam bentuk apapun.

Banyak cara yang dapat anda lakukan untuk menjalin komunikasi dengan kenalan baru misalnya melalui media sosial ataupun dengan aktifitas santai kopi darat membahas berbagai hal yang ringan ringan dulu.

8 Membangun karakter positif dan bergerak aktif

Bersikap natural dan penuh karakter akan sangat penting untuk anda saat memulai suatu hubungan dan berkomunikasi dengan orang yang baru anda kenal.

Respek yang tinggi terhadap sikap serta rasa percaya kepada anda inilah yang penting untuk terus ditumbuhkan pada orang yang mengenal anda sehingga nanti pada akhirnya seseorang akan memutuskan untuk memulai menjalin suatu hubungan bisnis.

Selalu bergerak aktif tetapi dalam batas yang positif di berbagai kesempatan. Jadilah orang yang aktif, supel, mudah bergaul, dan fleksibel terhadap berbagai macam karakter orang.

Jangan membatasi diri hanya berteman dengan beberapa orang tertentu dan menjadi orang yang pasif hanya selalu menunggu karena akan lebih baik anda yang menjemput kesempatan daripada sekedar menunggu peluang.

Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.