Modus penipuan dan kejahatan di mesin ATM

5 Macam Modus Penipuan Yang Sering Terjadi di Lokasi Mesin ATM

By: Egy arisandi

Pernahkah anda terkena modus modus penipuan dan kejahatan di ATM? Kejadian seperti ini tidak jarang terjadi dan sudah menimbulkan banyak korban.

Oleh sebab itu perlu bagi anda untuk mengetahui modus modus apa saja yang seringkali terjadi, sehingga anda bisa menghindarinya.

ATM merupakan salah satu fasilitas perbankan yang sangat membantu masyarakat dalam bertransaksi, sehingga tidak heran jika setiap harinya mesin ATM selalu dikerubuti orang.

Semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan ATM untuk bertransaksi, maka hal ini di manfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan.

Sayangnya masyarakat belum banyak yang tahu mengenai mekanisme untuk melindungi diri dari modus modus ini. Oleh sebab itu waspadai berbagai modus yang kerap dilakukan oleh para pelaku seperti berikut ini:

Modus kejahatan yang sudah banyak terjadi pada mesin ATM

1. Pengganjalan slot kartu mesin ATM

Modus ini biasa dilakukan oleh para pelaku dengan cara mengganjal sesuatu atau benda yang tidak mudah terlihat pada slot kartu, sehingga menyebabkan kartu ATM anda terjebak dalam slot tersebut.

Para nasabah yang menjadi korban akan melakukan berbagai cara untuk mengeluarkan kartunya yang pada akhirnya pasti akan gagal untuk dilakukan.

Dan umumnya korban akan keluar dan mencari bantuan sehingga pada saat anda tinggal tersebutlah pelaku akan masuk dan mencabut kartu anda.

Setelah itu ia akan menggunakan kartu anda beserta dengan PIN yang sebelumnya telah diketahui melalui pengawasan yang dilakukan.

Hal ini tentunya akan sangat merugikan anda karena uang anda akan ditarik ole pelaku hingga habis. Sebelum anda mengetahui hal ini ia akan kabur dengan membawa uang anda.

2. Skimming

Akhir akhir ini kejahatan di dunia perbankan marak sekali terjadi salah satunya adalah skimming. Pelaku dari kejahatan ini tergolong canggih karena sudah menggunakan berbagai peralatan berteknologi tinggi seperti pemindai magnetic yang biasa disebut skimmer, dudukan slot kartu, serta kamera seperti cctv yang tentunya jauh lebih kecil supaya tidak diketahui.

Alat ini biasanya di pasang di samping slot kartu ataupun di atasnya. Alat tersebut bisa menyimpan ratusan bahkan ribuan data dari nasabahnya.

Kemudian pelaku akan melepas alat tersebut jika sudah penuh dan menjalankan aksinya untuk mengambil uang nasabah.

Alat yang dipasang oleh pelaku ini akan mencatat berbagai data ketika nasabah sedang bertransaksi, sehingga bukan tidak mungkin pelaku bisa dengan mudah mengakses dan menggunakan data dari korbannya.

Setelah itu pelaku akan menggunakan duplikat dari kartu atm untuk menguras seluruh uang nasabah.

3. Penukaran uang

Modus ini biasanya digunakan oleh pelaku untuk menarik perhatian anda untuk membantu mereka. Kemudian mereka akan memohon kepada anda untuk mentransfer sejumlah uang ke dalam sebuah rekening.

Setelah itu pelaku akan menyerahkan uang tunai sebagai ganti dari nominal uang yang sudah anda transfer. Namun ini perlu anda waspadai karena biasanya uang yang diberikan adalah uang palsu.

Sehingga anda perlu untuk cermat dan berhati hati ketika ada orang yang meminta tolong anda untuk membantu mentransfer uang ketika anda berada di ATM.

Anda patut untuk curiga kepada setiap orang yang berlaku yang sama. Karena tampilan seseorang tidak menjamin perilakuanya.

4. Fake Call Center

Modus seperti ini dilakukan oleh pelaku dengan cara menempelkan selebaran di sekitar mesin ATM yang berisi informasi panggilan darurat atau call center dari bank.

Pelaku akan lebih dahulu memastikan bahwa mesin ATM dalam kondisi rusak atau tidak bisa digunakan oleh nasabah.

Sehingga hal ini bisa membuat kartu ATM nasabah tertelan dan korban akan menghubungi pihak call center untuk meminta bantuan.

Kemudian pelaku akan mengarahkan korbannya untuk mengikuti perintahnya, yang pada akhirnya akan menyebabkan uang dari korbannya diambil.

5. Keypad palsu

Modus yang juga sering dilakukan oleh para pelaku adalah dengan memasang keypad palsu diatas keypad asli.

Tujuannya adalah untuk bisa merekam PIN dari nasabah yang akan menjadi korbannya. Modus modus seperti ini patut anda waspadai khususnya bagi para nasabah yang seringkali menggunakan fasilitas ATM.

Karena mesin ATM sangat rentan dijadikan objek kejahatan bagi para oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, maka tingkatkan rasa kehati hatian anda jangan sampai anda menjadi korban dari kejahatan mereka.

Baja juga ulasan tentang tips menambah saldo rekening (ATM) secara otomatis serta artikel terkait mengenai cara mengurus kartu ATM yang tertelan mesin.

Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.