Fungsi manajemen sumber daya manusia

Tujuan Beserta Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Secara Rinci

By: Egy arisandi

Manajemen Sumber Daya Manusia, yang selanjutnya disingkat dan lazim disebut dengan MSDM, merupakan salah satu faktor yang amat penting pada suatu organisasi atau perusahaan.

MSDM sendiri secara singkat diartikan sebagai manajerial manusia sebagai sumber daya penting, yang mana memberi kontribusi penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan serta visi misi perusahaan/organisasi.

5 Fungsi pokok manajemen sumber daya manusia (MSDM)

Sebagai MSDM, tentu saja terdapat fungsi-fungsinya. Fungsi dari Manajemen Sumber Daya Manusia/ MSDM ada lima. Fungsi tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Perencanaan untuk Kebutuhan Sumber Daya Manusia

Fungsi pertama dari MSDM adalah fungsi perencanaan. Sesuai arti dari perencanaan itu sendiri, perencanaan merupakan proses membuat suatu konsep ataupun strategi yang mana hal tersebut didasarkan dengan analisis.

Atau, perencanaan juga diartikan sebagai proses penyusunan suatu kebijakan yang didasarkan oleh kebutuhan, yang fungsinya adalah merubah sesuatu yang kurang baik menjadi baik.

Dalam hal ini fungsi perencanaan dibagi menjadi dua yaitu:

  • Perencanaan serta peramalan permintaan tenaga kerja organisasi. Perencanaan tersebut meliputi baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Arti dari perencanaan ini juga meliputi memperkirakan berapa banyak yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi tersebut.
  • Analisis jabatan dalam sebuah organisasi untuk kemudian menentukan tugas, keahlian, tujuan, pengetahuan, serta skill yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.

2. Staffing

Melalui kedua perencanaan tadi, maka telah didapatkan sebuah formasi. Setelah formasi itu terbentuk, langkah selanjutnya adalah pengisiannya.  Dalam tahap staffing, yang dibutuhkan ada dua tahapan yakni:

  • Recruitment atau penarikan pelamar pekerjaan
  • Seleksi pelamar, yakni memilih dari pelamar pekerjaan yang paling memenuhi instrumen syarat yang sebelumnya telah dibuat di perencanaan.

3. Peniliaian Pekerja

Tahap selanjutnya setelah adanya seleksi, maka adalah tahap penilaian pekerja. Yang perlu diingat adalah, tahap ini baru bisa dilakukan setelah pekerja baru menjalankan tugasnya.

Dalam hal ini organisasi menentukan bagaimana baiknya para pekerja tersebut menjalankan pekerjaannya kemudian memberikan award atau punishment terhadap kinerja yang telah dicapainya.

Apabila pekerja memiliki kinerja yang kurang baik, maka HR atau manajer menganalisis terkait hal tersebut. Setidaknya dalam fungsi manajemen sumber daya manusia penilaian kerja ini, terdapat dua tahapan utama. Tahapan tersebut adalah:

  • Melakukan penilaian serta evaluasi perilaku karyawan/ pekerja
  • Analisis dan juga memotivasi perilaku karyawan/pekerja perusahaan/organisasi anda.

Yang perlu digaris bawahi, bahwa fungsi manajemen ini tergolong sulit baik untuk sang penilai (manajer/hrd) ataupun yang dinilai (pekerja/ karyawan). Kegiatan penliaian pekerja rawan menimbulkan suatu konflik.

4. Perbaikan kualitas karyawan dan lingkungan karyawan

Sekarang ini, fokus dari perhatian Manajemen Sumber Daya Manusia adalah pada tiga kegiatan dibawah ini antara lain:

  • Melakukan penentuan, melakukan perancangan , serta pengimplementasian program latihan serta pengembangan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan kemampuan serta kinerja para pekerja/karyawan pada perusahaan atau organisasi tersebut.
  • Melakukan perbaikan kualitas lingkungan pekerja, terlebih melalui kualitas kehidupan kerja serta program-program yang disusun untuk memperbaiki produktivitas.
  • Melakukan perbaikan pada kondisi fisik yang dimiliki karyawan untuk memaksimalkan kesehatan dan juga keselamatan kerja karyawan tersebut.

Salah satu hasil yang didapatkan dari tiga kegiatan strategis diatas adalah untuk meningkatkan atau memperbaiki baik kualitas fisik maupun kualitas nonfisik lingkungan kerja karyawan.

Simak juga tips lainnya tentang Pengertian dan konsep brand manajemen untuk usaha kecil serta ulasan terkait mengenai Cara menyusun proposal usaha lengkap dengan struktur dan aspek aspeknya

5. Pencapaian efektivitas hubungan kerja

Setelah karyawan yang didapatkan dari perencanaan tadi telah terisi, kemudian telah bekerja pada organisasi tersebut, karyawan telah mendapatkan gaji dan telah diberikan kondisi yang membuat karyawan tersebut tertarik dan dapat bekerja.

Maka kemudian manajer sebagai wakil organisasi yang mengatur SDM harus membuat sebuah standart untuk hubungan kerja yang efektif dapat diwujudkan. Dalam fungsi MSDM Pencapaian efektivitas hubungan kerja setidaknya ada tiga kegiatan utama yaitu:

  • Mengakui dan menghormati secara penuh terhadap hak-hak yang didapatkan oleh para karyawan atau pekerja pada perusahaan tersebut.
  • Melakukan bargaining, atau tawar menawar serta melakukan penetapan prosedur bagaimana keluhan yang dikeluhkan pekerja/kartawan disampaikan.
  • Melakukan penelitian tentang kegiatan-kegiatan Manajemen Sumber Daya Manusia.

Persoalan yang disebutkan diatas sifatnya sangat vital, maka dari itu hal tersebut tidak dapat diabaikan. Apabila perusahaan atau organisasi tidak hati-hati dalam menangani setiap hak yang dimiliki karyawan maka resiko nya adalah munculnya aksi protes yang sering terjadi di perushaan negara Indonesia.

Itulah fungsi-fungsi dar Manajemen Sumber Daya Manusia. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan yang lebih kepada para pembaca sehingga mengerti lebih lanjut terkait fungsi dari MSDM. Salam sukses!

Loading...
Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.