Kesalahan dalam melakukan strategi marketing

Beberapa Kesalahan Dalam Melakukan Pemasaran yang Biasanya Terjadi

By: Egy arisandi

Apakah yang anda ketahui tentang pemasaran? Pemasaran adalah kegiatan dalam bisnis yang mana melakukan perencanaan, penentuan harga, promosi, serta mendistribusikan barang agar sasaran dan tujuan perusahaan dapat tercapai.

Karena vitalnya proses pemasaran ini, maka tidak mengejutkan bahwa para pelaku usaha sangat khawatir akan proses pemasaran ini.

Para pelaku usaha akan mendatangkan ahli pemasaran, mengikuti seminar, mengikuti sekolah-sekolah pemasaran, serta bahkan mencari literasi sebanyak-banyaknya agar tidak sampai gagal dalam melakukan pemasaran.

Tetapi ternyata, terkadang para pelaku usaha kemudian melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang tidak disadarinya diawal, sehingga mempengaruhi jalannya pemasaran.

Misalnya, ketika pada akhirnya pelaku usaha mencoba terjun pada dunia internet marketing. Apabila anda tidak mengerti sama sekali tentang internet marketing, maka anda sebaiknya menahan diri terlebih dahulu untuk tidak langsung mencobanya. Mengapa demikian? karena hal tersebut akan mempengaruhi kinerja pemasaran usaha anda.

Kesalahan-kesalahan kecil berikut dapat anda atasi apabila anda teliti dalam melakukan perencanaan sera terus melakukan evaluasi. Lalu apa saja kesalahan kesalahan tersebut? Antara lain adalah sebagai berikut:

1. Pemilihan Waktu atau Timing

Kesalahan kecil pertama yang biasanya terjadi adalah ketidaktepatan memilih waktu atau timing. Akan menjadi sia-sia ketika anda telah memiliki data yang lengkap terkait pembeli potensial anda serta desain produk anda sudah sangat bagus dan menarik, apabila ternyata pemilihan waktu yang anda pilih tidaklah tepat.

Pemilihan waktu yang pas akan menghasilkan hasil yang signifikan. Biasanya yang sering terjadi adalah, para pelaku usaha telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk kegiatan promosi dengan modal riset yang cukup tetapi kemudian tidak menghasilkan profit dan angka penjualan yang diinginkan dikarenakan pemilihan waktu pemasaran yang tidak tepat karena sang potential buyer sedang tidak minat untuk melakukan pembelian.

Contohnya adalah, menjual alat masak kualitas premium ketika musim masuk tahun ajaran baru. Timing tersebut tidaklah tepat karena para pembeli potensial sedang sibuk mempersiapkan uang untuk membayar uang sekolah awal tahun.

2. Pesan Iklan yang di Sampaikan Kurang Mengena

Anda tentu tahu bahwa iklan adalah komponen yang amat penting sebagai stimulus bagi pembeli kemudian melakukan pembelian.

Maka, iklan yang anda tayangkan haruslah memiliki daya pikat pembeli. Kesalahan ini sering terjadi ketika dilakukannya kegiatan pemasaran yakni tidak sampainya pesan iklan kepada pembeli.

Akibatnya, iklan yang dilakukan hanya sia-sia dan tidak menyebabkan nilai penjualan menjadi naik. Sebaiknya, sebelum anda membuat iklan anda pelajari terlebih dahulu dasar-dasar membuat iklan yang baik dan juga konsultasikan kepada ahlinya terutama tentang dampak psikologis iklan apabila dilihat oleh masyarakat tersebut.

3. Penentuan Cara Promosi yang Tidak Tepat

Strategi cara mempromosikan produk paling efektif dan efisien

Promosi menjadi cara yang sebenarnya tepat untuk melakukan pemasaran dan kemudian berujung pada peningkatan penjualan.

Tetapi, terkadang ada cara promosi yang tidak tepat dilakukan seperti misalnya pemberian sampel produk gratis dan menggunakan cara yang “agak memaksa” kepada calon pembeli. Ini adalah hal yang sebaiknya dihindari karena alih-alih produk anda terjual, konsumen akan merasa terpaksa dan takut.

Baca juga ulasan terkait tentang 5 faktor penting melakukan strategi promosi serta tips menarik mengenai strategi memasarkan bisnis untuk meningkatkan penjualan

4. Data yang Tidak Up To Date

Ini juga kesalahan yang sering dilakukan oleh pelaku usaha yakni melakukan perencanaan kegiatan promosi menggunakan data terdahulu.

Padahal, baik jumlah demografi, karakter pembeli, rata-rata penghasilan, dan lain sebagainya dalam waktu ke waktu cenderung dinamis dan berubah setiap waktu.

Maka dari itu perlunya dilakukan update data bagi anda sebelum akhirnya memutuskan untuk membuat perencanaan promosi anda.

5. Tidak Melakukan Evaluasi Program Pemasaran Terdahulu

Ini sangat penting dilakukan agar anda dan perusahaan mengetahui apa saja yang perlu dibenahi dari pemasaran yang telah dilakukan.

Baik pemasaran yang telah lalu mendapatkan hasil yang baik atau buruk, semuanya perlu ditinjau kembali dari berbagai aspek sehingga dapat ditambah atau dikurangi untuk kegiatan pemasaran selanjutnya.

6. Terpaku pada Satu Media dalam Mengiklankan Produk

Anda perlu ingat bahwa setiap harinya, konsumen melihat ratusan iklan dimana-mana. Di Televisi, koran, pamflet, radio, spanduk, media sosial, dan masih banyak lagi.

Fakta tersebut ditambah penelitian bahwa konsumen akan benar-benar memperhatikan produk anda setelah ia melihat produk tersebut sebanyak dua belas kali.

Apabila anda hanya terpaku pada satu media saja, hal tersebut tentu tidak efektif. Meskipun anda perlu merogoh kocek yang cukup dalam mengiklankan produk anda, tetapi percayalah hal tersebut akan sebanding dengan hasil yang akan anda dapatkan nantinya.

7. Kurang Komunikasi dengan Buyer

Tidak ada komplain bukan berarti semuanya berjalan dengan baik. Anda perlu ingat bahwa dalam menjalankan usaha anda, anda juga memiliki kompetitor.

Itulah mengapa anda sangat perlu untuk menjalin komunikasi dengan pembeli agar anda bisa mendapatkan evaluasi terkait apa yang mereka sukai dari produk anda dan apa yang menjadi kekurangan. Hal tersebut efektif untuk keberlangsungan pemasaran anda kedepannya.

Demikian tadi beberapa kesalahan kecil yang umumnya dilakukan pelaku usaha dalam menjalankan pemasaran. Anda sebaiknya memperhatikan hal tersebut dan menghindarkannya sehingga kegiatan pemasaran anda berjalan lancar dan akhirnya usaha anda mendapatkan profit seperti yang anda mau. Semoga artikel ini dapat bermanfaat!

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.