cara menjual barang bekas di tokopedia

Tips Cerdas Cara Menjual Barang Bekas atau Preloved Agar Cepat Laku

By: Egy arisandi

Bagi anda yang menyukai bisnis, pasti tidak asing dengan istilah berbisnis barang preloved. Barang bekas atau barang second yang kemudian juga kerap disebut sebagai barang preloved sedang ramai akhir-akhir ini.

Pasalnya, orang lebih mempertimbangkan membeli barang preloved dikarenakan harganya yang lebih murah dibandingkan apabila membeli baru. Dengan membeli barang preloved, maka kita dapat menghemat budget, kita juga turut melakukan efisiensi barang.

Dengan maraknya jual beli barang bekas, hal ini dilihat sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Bagi anda yang memiliki banyak barang tidak terpakai dirumah, seperti baju yang sudah tidak ingin dikenakan atau kekecilan, sepatu lama anda, atau barang pecah belah lainnya yang masih memiliki nilai jual.

Hal tersebut tentu menguntungkan anda. Selain anda bisa mengurangi ruang dirumah anda akibat barang tersebut, anda juga bisa mendapatkan uang dari penjualan barang tidak terpakai anda.

Nah apabila anda ingin menjual barang bekas anda tetapi masih kebingungan bagaimana cara untuk mengawalinya, anda berada pada situs dan artikel yang tepat. Berikut ini adalah beberapa kiat atau tips yang bisa anda ikuti untuk menjual barang bekas anda!

1. Memastikan kondisi barang bekas yang anda jual masih “bernilai jual”

Hal ini tentu saja penting. Misalnya anda akan menjual baju bekas anda, maka anda harus memastikan bahwa baju tersebut masih dalam kondisi bagus dan juga layak pakai.

Jangan sampai anda menjual baju yang misalnya bernoda, atau berlubang, atau mungkin mengalami kecacatan. Misalnya juga, anda menjual makeup anda yang telah lama tidak anda gunakan, maka pastikan bahwa makeup tersebut masih dalam masa boleh dipergunakan atau tidak dalam masa expired.

2. Menjelaskan kondisi barang yang sejujur-jujurnya di deskripsi penjualan barang preloved anda

Anda harus menjelaskan detail barang yang anda jual agar pembeli tidak ragu dan juga nantinya tidak merasa ‘salah’ dalam membeli barang anda.

Deskripsi barang bisa dijelaskan seperti harga awal anda beli, kondisi barang (misalnya makeup berapa persen isinya dari awal, atau baju anda berapa kali pemakaian dll).

Dengan menjelaskan detail barang anda secara rinci, maka pembeli akan semakin yakin untuk membeli barang preloved anda.

3. Memaksimalkan display penjualan anda dengan kualitas foto yang bagus

Anda sebaiknya memperhatikan dengan seksama terkait pengambilan foto barang preloved anda. Ini tentu saja penting karena pembeli akan tertarik untuk membeli ketika melihat foto yang anda tampilkan dilaman jual beli anda.

Sebaiknya, anda mengeluarkan usaha ekstra untuk bagian ini seperti menyediakan tempat dengan lighting yang baik untuk pengambilan gambar, menggunakan kamera, dan mencoba mengambil gambar dengan teknik profesional.

Apabila gambar yang anda tampilkan baik, maka selain menarik pembeli juga pembeli bisa melihat dengan jelas detail kondisi barang yang akan dibelinya.

4. Menjualnya dibanyak situs

Saat ini banyak sekali situs-situs yang menawarkan tempat penjualan preloved. Misalnya saja, tokobagus.com, Carrousel, dan sosial media lainnya (facebook, instagram,dan lain sebagainya) dengan mencoba mempromosikannya diberbagai platform, maka kesempatan barang anda akan ditemui oleh calon pembeli pun akan semakin banyak.

Jangan lupa untuk anda tetap memperhatikan cara anda mempromosikan barang anda.  Berikan kontak person dan informasi yang cukup agar pembeli mudah untuk menghubungi ketika deal melakukan pembelian.

Simak juga ulasan terkait mengenai sistem dropship toko online tanpa modal serta info menarik tentang cara memulai bisnis menggunakan sosial media instagram (IG)

5. Menjual dengan harga yang realistis

Ini merupakan point penting juga karena tentu saja orang yang akhirnya memilih membeli barang preloved mengejar harga yang jauh lebih murah ketimbang harga aslinya.

Jangan sampai anda mematok harga yang tidak realistis. Contohnya, misal anda membeli baju bermerk H&M seharga Rp 500.000 6 bulan yang lalu. Kemudian, anda menjualnya seharga 450.000.

Harga tersebut tidaklah realistis dengan rentang pemakaian 6 bulan dan juga kategori barang preloved. Anda harus mencoba menempatkan diri juga sebagai pembeli, apabila anda diposisi pembeli, harga berapakah yang menurut anda realistis dan membuat anda mau melakukan pembelian barang preloved tersebut?

Semakin murah harga yang ditawarkan, semakin besar kesempatan barang anda akan laku. Tetapi anda juga tidak perlu membanting harga yang sangat jauh untuk itu.

Harga yang terlampau murah juga akan menimbulkan kecurigaan pada calon pembeli. Itulah mengapa pentingnya menetapkan harga yang realistis. Cara yang paling aman adalah anda bisa menjualnya dengan setengah harga atau 70% dari harga asli apabila barang yang anda jual tersebut adalah barang yang tergolong baru.

Itulah beberapa tips bagi anda yang ingin melakukan bisnis barang bekas atau preloved, semoga artikel diatas dapat memberikan manfaat ya! ayo cari barang yang tidak lagi terpakai dirumah dan kemudian menjualnya.

Selain mendapatkan profit, anda juga membuat space yang ada dirumah anda semakin longgar. Begitu banyak manfaat ketika anda akhirnya memutuskan bisnis preloved, apakah anda tertarik?

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Footer Logo Eranetmedia.com

Informasi seputar dunia kerja, peluang bisnis dan usaha terkini.

Referensi mengenai teknologi finansial, investasi, asuransi, pinjaman kredit dari beragam lembaga keuangan dan perbankan.